Beberapa Fakta Menarik B.J. Habibie

Siapa yang tidak mengenal sosok Bachruddin Jusuf Habibie? Beliau merupakan Presiden Indonesia ketiga yang menggantikan posisi dari Soeharto. Habibie dikenal sebagai seorang profesor dan juga ilmuan dalam bidang teknologi aviasi internasional.

Banyak hal yang membuat masyarakat mencintai sosok Presiden yang menjabat selama 1 tahun 5 bulan ini. Selain karena kecerdasannya, ia juga dikenal sebagai sosok yang sangat bijaksana dalam menghadapi segala permasalahan.

Sekarang kami akan membahas beberapa fakta mengenai B.J. Habibie yang harus kamu ketahui.

1.Memiliki Gelar yang Panjang

B.J. Habibie merupakan sosok yang sangat mencintai pendidikan. Ia bahkan memiliki gelar yang cukup panjang, yaitu Prof. DR (HC). Ing. Dr. Sc. Mult. Bacharuddin Jusuf Habibie.

Setelah menyelesaikan pendidikan di SMA Gouverments Middlebare School, ia menempun pendidikan s1-nya di Institute Teknologi Bandung.

Lalu ia mendapatkan beasiswa dari pemerintahan dan membuat dirinya melanjutkan pendidikan ke Jerman.

2. Sudah Ditinggal Ayah Sejak Kecil

Habibie sudah kehilangan sosok ayahnya di tahun 1950, kala itu ia masih berusia 14 tahun. Sang ayah yang bernama Alwi Abdul Jalil Habibie meninggal dunia karena mengalami serangan jantung.

Habibie muda pun hidup bersama dengan ibu dan saudara-saudaranya. Pria yang lahir di Pare-Pare, Sulawesi Selatan di tanggal 25 Juni 1936 ini pun menikah dengan Ainun Habibie di tanggal 12 Mei 1962.

3. Lulus dengan Predikat Cumlaud

Memiliki kecerdasan yang sudah diakui dunia, B.J. Habibie berhasil menyelesaikan pendidikan yang ia tempuh melalui beasiswa pemerintah Indonesia, dengan jurusan Teknik Penerbangan di Rhein Wesfalen Aachen Technische Hochschule. Ia mengambil spesialisasi dalam bidang konstruksi pesawat.

Hasilnya sangat memuaskan, ia mendapat gelar Diploma Ing dan dengan predikat cumlaud. Setelahnya, ia melanjutkan kembali pendidikannya di universitas yang sama dan mendapatkan gelar Dr Ingenieur. Kelulusannya pun kembali mendapatkan predikat memuaskan, yakni summa cumlaude.

4. Sudah Diakui Negara Lain

Sosok yang kerap dipanggil Eyang ini pernah mencetuskan rumus untuk bisa menghitung ‘crack progression on random’ atau lebih dikenal dengan Faktor Habibie.

Bahkan rumus ini sudah diakui oleh lembaga internasional dunia, seperti The US Academu of Engineering di Amerika Serikat, Gesselschaft fuer Luft und Raumfahrt di Jerman, The Academie Nationale de I’Air de I’Espace di Prancis, The Royal Aeronautical Society London di Inggris, dan The Royal Swedish Academy of Engineering Sciences di Swedia.

Di Indonesia, B.J. Habibie mendapatkan penghargaan menjadi guru besar di ITB dan juga penghargaan Edward Warner Award dan Theodore Van Karman Award.

5. Menjadi Presiden Selama 17 Bulan

Terakhir, ia merupakan Presiden ketiga Indonesia dan menjadi Presiden dengan masa jabatan terpendek di Indonesia. Ia maju menjadi presiden di tahun 1998 saat Presiden Soeharto didesak muncur.

Saat itu Habibie memimpin kembali bangkitnya masa reformasi dan ia menamai kabinetnya sebagai Kabinet Reformasi Pembangunan.

Nah, itulah beberapa fakta mengenai B.J. Habibie!

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.